Seluruh Indonesia
Berbagi Kebaikan, Ringankan Beban saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur
Gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur dengan pusat gempa sekitar 30 km Timur Laut Mbay, Nagekeo. Bencana ini menyebabkan 70 orang meninggal dunia, 665 orang luka-luka, serta 31.220 ribu jiwa dari 16.411 kepala keluarga terdampak. Sebanyak 12.153 rumah juga dilaporkan rusak di 9 Kota/Kabupaten.

Merespons kondisi tersebut, BAZNAS bergerak cepat sejak Sabtu, 15 Agustus 2026. Tim tanggap bencana menuju Pulau Flores melalui Bandara Labuan Bajo, lalu melanjutkan perjalanan darat selama 8–9 jam menuju Bajawa dan Nagekeo. Sebanyak 71 personel dari BAZNAS RI, BAZNAS NTT, BAZNAS Ngada, dan BAZNAS NTB diterjunkan bersama 5 tenaga medis Rumah Sehat BAZNAS, didukung 2 mobil rescue, 1 mobil operasional, 1 motor trail, dan 1 mobil pickup.
Dari pagi hingga malam, para relawan terus bergerak menyiapkan logistik, memasak, dan menyalurkan bantuan. Kehadiran mereka menjadi bentuk kepedulian bahwa saudara-saudara kita di NTT tidak sendiri dalam menghadapi masa sulit ini.